Berita> Tajuk

Tajuk

Jakarta Memilih
Mengelola kota seperti Jakarta, dimana pertumbuhan ekonominya merupakan yang terpesat di dunia, tetapi dengan kesenjangan kesejahteraan yang juga begitu besar, bukan soal mudah.
Failed State
Sebagai bangsa yang bijak, kita harus menerima kritik apa saja yang dilakukan orang terhadap negara dan bangsa Indonesia.
Calon Independen
Calon independen sangat boleh jadi, walaupun tidak selalu begitu, adalah mereka yang bebas dari tekanan politik, kekuasaan dan uang, serta terbebas dari beban masa lalu orde baru yang kelam.
ats
Justice Delayed, Justice Denied
Kalau reformasi yang serba tanggung diganjar dengan sistem remunerasi yang memadai, maka beban negara pastinya akan semakin berat.
ats
Fit and Proper Test
Mutu seorang doktor dari UI atau UGM mungkin bagus, tetapi tidak akan berguna bagi jabatan publik yang akan diisi kalau keahliannya tidak relevan dengan tugas-tugasnya nanti atau pegangan ilmunya tidak pernah dipraktikkan di lapangan.
ats
The Invisible Hands
Apapun sistem yang dianut, setiap sistem akan mampu menyelesaikan permasalahan masyarakatnya sendiri. Tentu tidak ada hasil yang sempurna.
Ats
Tiada Titik Akhir
Struktur kekuasaan politik sesudah reformasi menunjukkan struktur yang sungguh aneh, pemain lama dan muka baru dengan budaya politik lama nampak semakin menguasai panggung elit politik kita.
Ats
Memaknai Revolusi
Tidak pernah ada cara singkat menuju masyarakat demokratis, bahwa kuncinya adalah kesabaran, dan tidak pernah menyerah untuk selalu mencoba bahwa demokrasi adalah satu-satunya cara kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang perlu terus dibangun dan diselenggarakan.
Ats
Wanita-Wanita Perkasa
Kita baru saja merayakan hari Ibu, 22 Desember. Secara tradisi, ini adalah hari untuk mengenang Ibu kita masing-masing. Setiap dari kita diberi kesempatan untuk merenung betapa berjasanya seorang Ibu dalam hidup seseorang.
Ats
Seleksi Komisioner KPK, Merajut Masa Depan
Lebih dari 9 tahun lalu, tepatnya tanggal 19 Februari 2001, saya menulis di Tajuk www.hukumonline.com dengan judul “Letusan Merapi dan Korupsi”.
Ats